KALO BISA DIPERSULIT KENAPA DIPERMUDAH??
“Selamat pagi, Pak!” salam seorang bapak yang datang ke kantor Kecamatan, dia datang dengan tujuan untuk menyelesaikan persuratan kepemilikan tanahnya.
“Selamat pagi, ada perlu apa ya, Pak?” jawab seorang petugas Kecamatan.
Sapaan si Bapak akhirnya terjawab walau terlihat sang petugas merasa terganggu.
“Begini Pak! Saya ingin mengurus surat-surat tanah.” jawab si Bapak.
“Bapak silahkan tunggu sebentar di ruang tunggu.” sang petugas berkata.
Si Bapak akhirnya duduk dan dengan sabarnya dia menunggu. Waktu terus berlalu, si Bapak masih duduk menunggu, akan tetapi maksud kedatangannya belum juga ditanggapi. Akhirnya si Bapak mendatangi petugas tadi.
“Permisi Pak, apakah yang garus saya lakukan untuk mengurus surat-surat ini?”tanya Bapak.
“Memangnya Bapak ingin mengurus apa?” tanya petugas seolah-olah dia belum bertemu sebelumnya dan tidak tahu tentang permasalahan si Bapak.
“Saya ingin mengurus surat tanah, tadi kata Bapak saya harus menunggu, tapi sampai saat ini belum ditanggapi.” keluh si Bapak.
“Ooo….., Bapak silahkan temui bapak Anu di ruangan sebelah.” jawab petugas tanpa rasa bersalah.
“Baik, terimakasih Pak!”, dengan sedikit kesal si Bapak menjawab.
Akhirnya si Bapak pergi ke ruangan sebelah.
“Selamat siang Pak!” sapa si Bapak.
“Selamat siang, ada yang bisa saya bantu?”tanya petugas.
“Saya ingin mengurus surat-surat tanah, Pak.” jawab si Bapak.
“Baik, mari Pak………” saut petugas.
Proses itu pun akhirnya berjalan walau membutuhkan waktu cukup lama dan si Bapak harus hilir mudik ke sana kemari. Semuaberjalan berlainan dengan apa yang dibayangkan se Bapak. Yang seharusnya berlangsung cepat dan mudah, pada kenyataannya adalah proses yang cukuuup lama dan sangat rumit. Tak hanya itu, biaya yang dikeluarkan pun membengkak.
Itu adalah sebuah kisah yang menggambarkan pertanyaan “KALO BISADIPERSULIT, KENAPA DIPERMUDAH???” . Ini hanya salah satu contoh, di kehidupan nyata, kejadian seperti ini banyak terjadi dan bermacam-macam. Kita tak bisa ppungkiri bahwa hal ini selalu terjadi di negara ini, bahkan hal ini sudah menjadi tradisi. Urusan-urusan yang berhubungan dengan aparat pemerintahan atau urusan birokrasi hampir selalu diselesaikan melalui proses panjang dan rumit. Seharusnya urusan-urusan tersebut bisa selesai dengan cepat dan mudah, tapi entah mengapa, apa yang yang kita hadapi bertolak belakang. Mungkin saja hal ini dikarenakan oleh nafsu oknum-oknum yang merugikan dan hanya inginkan keuntungan pribadi semata.

Loading...