BERLIN, SENIN - Pemimpin jaringan Al Qaeda Osama bin Laden dinilai masih berperan signifikan dalam menggerakkan jaringan terorisnya itu. Bahkan, kepala intelijen Jerman, Ernst Uhrlau, menyebut Osama bin Laden sebagai “Che Guevara al-Qaida” karena pengaruhnya yang masih sangat kuat di jaringan ini.
Dalam wawancaranya dengan harian Bild, Ernst Uhrlau menduga Bin Laden bersembunyi di perbatasan Afganistan-Pakistan. “Osama bin Laden berlindung dengan kelompok etnik yang sepaham dengannya,” kata kepala Badan Intelijen Federal Jerman itu .
“Sebagai ikon dan sutradara yang kreatif, Osama bin Laden bisa disamakan dengan Che Guevara Al Qaeda,” demikian Uhrlau menggambarkan Osama bin Laden yang berpengaruh besar layaknya tokoh revolusioner Kuba yang populer sebagai simbol pemberontakan di seluruh dunia itu.
“Osama bin Laden tentunya sudah tidak lagi secara sendiri merencanakan serangan teroris. Namun, untuk masalah internal jaringan, beberapa kelompok yang tergabung di Al Qaeda masih tetap mengharapkan keterliban peran Osama bin Laden,” jelas Ernst Uhrlau.
Saat ditanya tentang kemungkinan keterlibatan Al Qaeda dalam serangan bom pekan lalu di Istanbul, Turki, Uhrlau mengaku tidak dapat mengenyampingkan kemungkinan itu. Sementara, Pemerintah Turki menuduh serangan yang menewaskan 17 orang tersebut dilancarkan oleh Partai Pekerja Kurdi atau PKK.
JIM
Sumber : http://kompas.com








